Menangis Terharu Saat Tarik Tunai Di ATM

Bayar Minimum Payment Setiap Bulan Kok Tagihan Malah Besar
27 Mei 2018
CARA PEMBAYARAN KARTU KREDIT TEPAT WAKTU, TEPAT JUMLAH
29 Mei 2018

Menangis Terharu Saat Tarik Tunai Di ATM

Terkadang karena kesibukan dan kepadatan waktu kerja kita, melupakan bahwa kebahagian dan kebersamaan tidak dapat dibeli dengan apapun didunia ini, waktu terus berjalan, kesedihan dan kebahagiaan silih berganti.

Kisah nyata Ini menarik untuk disimak :(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Dimana seorang anak yang bernama linh, mendapat telepon bahwa ibunya baru saja meninggal.
Kabar yang tiba-tiba itu jelas membuat Linh kaget. Setelah hari pemakaman, Linh kembali ke rumah lamanya, rumah dimana ibunya tinggal saat Linh pindah ke luar kota untuk bekerja. Saat Linh sedang membersihkan semua barang-barang ibunya, kemudian ia menemukan kartu ATM sang ibu.Ia pun pergi ke ATM terdekat untuk mengambil sisa uang ibunya. Ia tidak banyak berpikir karena yakin ibunya menggunakan tanggal lahirnya sendiri sebagai PIN.Ternyata Linh salah, PIN yang dipakai ibunya bukanlah tanggal lahirnya.
Linh pun berpikir keras, ia mengingat-ingat bahwa sejak ayahnya meninggal, ibunya hanya berfokus merawat dirinya dan tak pernah menikah lagi.Linh pun yakin bahwa sang ibu menggunakan tanggal lahir suaminya sebagai PIN.Ia mencoba memasukkan PIN untuk kedua kalinya, namun gagal.Saat itu Linh mulai frustasi tak bisa menarik uang dari rekening ibunya.Ia mencoba sekali lagi tapi kartu ATM nya malah tertelan.

Linh tak punya pilihan lain selain ke bank membawa surat-surat kematian ibunya dengan maksud mengambil uang itu. Namun ternyata, sang ibu memutuskan untuk tidak memberitahukan informasi pribadi pada siapapun, termasuk anaknya. Meski bank mengeluarkan kembali kartu ATM ibu Linh, Linh harus kembali berpikir keras tentang PIN.

PIN itu pasti kombinasi angka yang mudah diingat ibunya.Tiba-tiba, Linh teringat sesuatu.Linh teringat hari pernikahannya, hari di mana ibunya berkata bahwa ia amat bahagia. Di hari itu pulalah sang ibu terus berkata pada suami Linh agar terus menjaga putrinya.Linh kemudian mencoba memasukkan tanggal pernikahannya.Ternyata berhasil.Linh menangis terharu tidak dapat menahan air mata -Nya.

Terlebih lagi setelah ia menikah dan sibuk dengan pekerjaannya, Linh jadi jarang pulang ke rumah.
Menelepon ibunya saja sudah jarang.Namun, ibunya masih terus menyayanginya dan bahkan menjadikan tanggal pernikahan Linh sebagai sesuatu yang penting. Linh langsung merasa bersalah karena tidak bisa sering-sering bersama ibunya, Bahkan ia tak ada di sana di hari terakhir ibunya.Sekarang Linh berhasil mendapatkan uang itu, namun ia tak bisa lagi melihat ibunya.

Info | Fakta | Tarik Tunai | Pelunasan Kartu Kredit | Dana Tunai

Comments are closed.

error: Content is protected !!