Cara Membuat Kartu Kredit Anda Disetujui

share

Dijaman kemajuan Teknologi,Kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran non tunai favorit masa kini. Kartu Kredit merupakan Kartu Sakti, Kartu kredit  ini semakin banyak digunakan dalam beberapa tahun terakhir,Bagi Anda yang gemar berbelanja online jelas memahami benar arti pentingnya kartu kredit untuk transaksi online. Untuk pembayaran Paypal kalangan para pebisnis online, kartu kredit pun menjadi kebutuhan yang wajib untuk dimiliki. Tidak heran bila kartu kredit menjadi alat pembayaran yang paling populer dan banyak digunakan dewasa ini.

Kartu kredit selain banyak Promo -nya juga memiliki banyak fungsi. Fungsi yang paling utama dari kartu kredit adalah sebagai alat pembayaran pengganti uang tunai. Selain itu, juga untuk mendapatkan sederet promo dan diskon yang diberikan oleh bank pemberi kartu kredit pada merchant atau beberapa tempat belanja tertentu, Fungsi lainnya lagi dari kartu kredit adalah untuk memesan tiket pesawat, bioskop, bahkan kereta api. Berbelanja atau melakukan pembayaran dengan menggunakan kartu kredit pun sering kali mendapat diskon spesial dan banyak promo menarik lainnya.

Akan tetapi, bukan hal mudah untuk bisa memiliki alat pembayaran canggih ini karena ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi. Meski sudah mengajukan persyaratan yang diminta tidak jarang permohonan kartu kredit bisa ditolak oleh bank. Tentunya, Anda tidak ingin hal ini terjadi pada Anda, bukan? Oleh karena itu, berikut kami berikan beberapa trik dan tips agar pengajuan kartu kredit Anda diterima.

Hal Penting Agar Pengajuan Kartu Kredit Anda Diterima

  1. Riwayat Perbankan

Riwayat adalah catatan kredit Anda sebelum mengajukan kartu kredit. Saat mengajukan permohonan kartu kredit, maka bank akan melakukan pengecekan mengenai riwayat kredit Anda di bank atau lembaga pembiayaan lainnya. Bank akan meminta Informasi Debitur Individual (IDI) Anda dari Bank Indonesia sebagai pihak yang mengelola SID. Hal ini dilakukan untuk memastikan sebelumnya Anda tidak pernah memiliki catatan kredit macet dengan bank manapun, atau masih memiliki nilai tanggungan kredit yang besar.Bank akan mempertimbangkan mengenai pengajuan kredit bila Anda masih memiliki tanggungan hutang lebih dari 30 persen dari nilai pendapatan total.Jika Anda memiliki riwayat kredit yang buruk atau bermassalah sebelumnya, maka bisa dipastikan pengajuan kartu kredit Anda akan ditolak oleh bank. Pastikan Anda memiliki riwayat kredit yang bersih dan tidak bermasalah saat akan mengajukan permohonan kartu kredit.

  1. Pekerjaan

Bank memiliki standar khusus, bank akan lebih mudah menyetujui kartu kredit yang diajukan oleh para karyawan yang bekerja di perusahaan besar atau bonafit. Namun, bukan berarti bank tidak menyetujui pengajuan yang berasal dari karyawan perusahaan yang kecil. Selain itu, bank pun akan melihat jumlah pendapatan setiap bulannya beserta dengan pengeluaran dari nasabah. Bila pendapatan Anda dirasa pas atau bahkan kurang dari pengeluaran, maka kecil kemungkinan akan disetujui.

  1. Tempat Tinggal

Mengajukan kartu kredit di tempat atau wilayah yang sesuai dengan KTP , agar pihak bank lebih percaya dan mudah menemukan alamat tempat tinggal Anda. Hal ini akan menjadi poin penting bagi bank, karena mereka merasa lebih mudah menemukan keberadaan Anda jika sewaktu-waktu Anda bermasalah dengan kartu kredit yang Anda ajukan. Selain lokasi, keadaan dan status tempat tinggal pun akan menjadi perhatian tersendiri.Bila Anda masih tinggal di kontrakan, atau bahkan menyewa dengan sistem pembayaran setiap bulan maka bank biasanya akan mempertimbangkan persetujuan kartu kredit.

Hal-hal di atas sebaiknya Anda perhatikan jika hendak melakukan pengajuan kartu kredit. Hal ini untuk memudahkan disetujuinya pengajuan Anda. Meski kartu kredit merupakan layanan dari bank, namun kartu ini bersifat sebagai pinjaman, jadi Anda harus menggunakannya dengan bijak.

Umumnya, bank menolak pengajuan kartu kredit pertama karena kesulitan memverifikasi riwayat kreditnya. Namun kabar baiknya adalah masih banyak bank yang menerima pengajuan kartu kredit pertama.

Apabila Anda ingin mengajukan  kartu kredit untuk pertama kali nya , sebaiknya Anda memilih beberapa bank berikut ini :

CIMB Niaga

Kartu kredit CIMB Niaga tentunya menarik minat banyak pengguna kartu kredit. Bagaimana tidak? Kartu kredit yang satu ini menawarkan bebas iuran tahunan selama dua tahun pertama kepemilikan.

Hal ini sangat berpengaruh karena meski biaya iuran tergolong kecil, pembayarannya rutin dilakukan. Dengan bebas biaya iuran, Anda bisa memfokuskan dana bagi membayar kredit dan bunganya saja.

Bukan hanya itu, kartu kredit ini juga mudah diperoleh bagi pengajuan pertama. Adapun syarat yang berlaku dalam pengajuan kartu kredit CIMB Niaga adalah sebagai berikut:

  • Telah berusia 21-65 tahun,
  • Memiliki slip gaji atau pun surat bukti penghasilan beserta Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Bank Mega

Bank Mega juga merupakan salah satu bank yang memberikan persyaratan yang cukup mudah bagi pengaju kartu kredit pertama.

Terlebih kartu kredit ini memberikan banyak keuntungan, misalnya saja potongan harga sebesar 10% di supermarket Carrefour, yang telah bekerja sama dengan Bank Mega bagian dari Trans Corp.

Persyaratan umumnya juga tergolong mudah.

Maybank Indonesia

Maybank Indonesia yang sebelumnya Bank Bii, umumnya juga menerima pengajuan kartu kredit pertama. Hal ini dibuktikan dengan beberapa persyaratan yang bisa dibilang cukup mudah, yakni sebagai berikut:

  • Telah berusia minimal 21 tahun,
  • Memiliki penghasilan minimal Rp3 juta.

Dalam mengajukan kartu kredit ini , Anda juga tidak bisa sembarangan. Untuk dapat memaksimalkan pemanfaatannya, maka Anda perlu memilih kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan anda .Agar anda dapat merasakan kemudahan -kemudahan yang ditawarkan oleh Bank penerbit Kartu Kredit.

Dengan demikian, carilah kartu kredit yang memberikan  berbagai keuntungan yang bisa Anda manfaatkan.Dengan kata lain, Bonus Point yang akan anda dapatkan dari nilai Transaksi pembelanjaan anda , contohnya seperti poin belanja di supermarket  sebuah hal yang menarik karena sesuai dengan kebutuhan Anda. blom lagi ditambah dengan potongan diskon harga .

Tidak peduli seberapa baik riwayat kredit Anda atau seberapa baik kemampuan dan track record finansial keuangan Anda, pengajuan kartu kredit tetap akan ditolak apabila Anda tidak melengkapi persyaratannya.

Oleh karena itu, pastikan Anda mengisi formulir dengan baik dan melengkapi seluruh persyaratan umum maupun dokumen yang diminta.karena ketentuan setiap bank pasti berbeda.

Sebagai contoh, lihatlah beberapa persyaratan umum saat pengajuan kartu kredit di beberapa bank besar seperti berikut ini:

Bank Central Asia (BCA):

  • Fotokopi KTP,
  • Minimal berumur 21 tahun dan berpenghasilan bersih minimal Rp3.000.000 per bulan,
  • Fotokopi bukti penghasilan,
  • Fotokopi NPWP,
  • Dan bagi yang sudah memiliki kartu kredit, kamu harus melampirkan tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir.

Bank Mandiri:

  • Fotokopi KTP,
  • Minimal berumur 21 tahun dan berpenghasilan bersih minimal Rp3.000.000 per bulan,
  • Fotokopi penghasilan,
  • Fotokopi NPWP,
  • Fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir,
  • Dan bagi yang sudah memiliki kartu kredit, kamu harus melampirkan tagihan kartu kredit 3 bulan terakhir.

HSBC:

  • Usia pendaftar aplikasi kartu utama 21-60 tahun dan syarat kartu tambahan minimal 17 tahun,
  • Pendapatan minimal di Jabotabek sebesar Rp5 juta dan di luar Jabotabek sebesar Rp4 juta,
  • Fotokopi KTP,
  • Fotokopi Bukti Penghasilan,
  • Fotokopi NPWP.

Citibank:

  • Minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun,
  • Berpenghasilan minimal Rp60 juta per tahun

Bank Nasional Indonesia (BNI):

  • Minimal 21 tahun untuk mengajukan kartu utama, usia minimum 17 tahun untuk kartu tambahan dan maksimal usia 65 tahun untuk mengajukan kartu utama dan kartu tambahan,
  • Penghasilan minimum setahun Rp36 juta per tahun,
  • Fotokopi KTP,
  • Fotokopi Bukti Penghasilan,
  • Fotokopi NPWP.

Lalu bagaimana halnya jika nasabah yang ingin membuat kartu kredit bukan berprofesi sebagai karyawan suatu perusahaan, melainkan bekerja secara freelance atau berwirausaha..? Tenang saja, karena kini membuat kartu kredit tanpa slip gaji bisa dan sangat mungkin dilakukan, jika saja Anda tahu tips dan trick nya . Slip gaji ini dapat digantikan dengan beberapa hal lainnya yang dapat juga menjadi bahan pertimbangan bank apakah Anda memang layak memiliki kartu kredit.

Berikut ini kami jelaskan ulasan membuat kartu kredit tanpa menggunakan slip gaji :

1. Pengajuan dengan Berupa Jaminan ( Secured Credit Card )

Salah satu cara agar Anda dapat memiliki kartu kredit tanpa perlu dokumen slip gaji adalah dengan manggunakan secured credit card, Pada hal ini Anda perlu memberikan jaminan pada pihak bank agar pihak bank dapat menyetujui permohonan kartu kredit. Contoh Jaminan ini diberikan dalam bentuk deposito.Dengan kartu kredit jaminan, Anda tidak perlu lagi menyertakan informasi status pekerjaan dan penghasilan.Namun, Anda perlu menyiapkan sejumlah uang yang akan didepositokan yang kemudian menjadi jaminan untuk kartu kredit yang Anda miliki. Biasanya, untuk mendapatkan secured credit card, minimal Anda harus mendepositokan uang senilai minimal 3- 5 juta juta rupiah. Walaupun begitu, semakin banyak jumlah uang yang didepositokan, akan semakin besar pula limit kartu kredit yang diberikan bank untuk Anda.

2. Menggunakan Virtual Credit Card

Untuk Anda yang ingin bertransaksi dengan menggunakan kartu kredit dalam waktu yang singkat saja, virtual credit card (VCC) dapat menjadi solusinya. Seperti namanya, kartu kredit yang satu ini sifatnya virtual dan tidak ada dalam bentuk fisik. VCC biasa dipakai untuk orang yang ingin bertransaksi online mancanegara yang hampir selalu membutuhkan kartu kredit.

Pembuatan virtual credit card di beberapa bank  juga tidak membutuhkan slip gaji, namun Anda perlu membuat rekening tabungan terlebih dahulu sebagai syarat wajibnya. Jika Anda sudah mempunyai tabungan, maka akan sangat mudah untuk membuat kartu kredit VCC. Umumnya, VCC akan berlaku dalam waktu yang sangat singkat, antara 1-3 hari. Setelah membuat VCC, Anda akan diberikan sederetan 16 digit nomer VCC yang diperlukan untuk bertransaksi. Uang yang Anda tabungkan di bank kemudian akan digunakan untuk membayarkan transaksi yang Anda lakukan. Ada beberapa bank lainnya juga menawarkan fasilitas VCC, seperti VCN di bank BNI, VCC Mandiri, ataupun VCC CIMB , silahkan anda putuskan mana yang lebih cocok untuk memenuhi kebutuhan financial anda.

3. Menggunakan Rekening Koran

Rekening koran ini juga dapat juga digunakan sebagai pengganti slip gaji sebagai persyaratan untuk mengajukan kartu kredit.

Dalam rekening koran, tentunya  akan tertera catatan lengkap mengenai cashflow dan mutasi nasabah selama beberapa bulan terakhir, dari mulai catatan setoran untuk bank, transfer uang, penarikan di ATM, transaksi debit maupun kredit, dan sebagainya. Dari catatan yang lengkap ini, kemudian pihak bank akan menganalisa kelayakan dan menentukan apakah aliran dana yang Anda miliki cukup lancar atau tidak, serta kelayakan Anda untuk memiliki atau mendapatkan kartu kredit.

4. Menggunakan Pembanding Kartu Kredit Lain

Nah Cara ini dengan bukti kepemilikan kartu kredit anda di Bank lain , ini bisa menjadi jaminan untuk bank menyetujui permohonan kartu kredit tanpa perlu menggunakan slip gaji. Jika Anda termasuk orang yang  membayar cicilan kredit sebelumnya dengan disiplin, Tepat Jumlah , Tepat Waktu, Maka dengan Track Record kartu kredit pertama anda yang sudah dimiliki  lebih dari 1 tahun, serta Anda  mempunyai kredit skor yang baik, maka sudah dapat dipastikan biasanya akan mudah mendapatkan persetujuan bank.

Tukar Poin Kartu Kredit

Info kartu kredit | Promo Kartu Kredit | Tukar Poin | Poin Reward | Tarik Tunai | Dana Tunai | Pelunasan Kartu Kredit

 

error: